Deret Smartphone yang Support pada Jaringan 5G

5G merupakan teknologi seluler generasi kelima yang dirancang untuk meningkatkan kecepatan, mengurangi latensi serta meningkatkan fleksibilitas layanan nirkabel. Jaringan 5G ini menyederhanakan mobilitas dengan kemampuan roaming terbuka tanpa batas antara akses seluler dan Wi-Fi.

Berikut ini adalah beberapa deretan smartphone yang support jaringan 5G.

Pengguna seluler dapat tetap terhubung saat berpindah antara koneksi nirkabel luar ruang dan jaringan nirkabel di dalam gedung tanpa campur tangan pengguna atau pengguna tanpa perlu mengautentikasi ulang.

Smartphone yang Support pada Jaringan 5G

Setelah sebelumnya teknologi 5G telah mengudara di beberapa negara di dunia, kini giliran pengguna smartphone di Indonesia mulai dapat menikmatinya. 

Meskipun begitu, tidak semua perangkat seluler atau smartphone dapat terkoneksi dengan jaringan ini. Berikut ini adalah beberapa deret smartphone support jaringan 5G dari yang memiliki harga paling murah hingga paling mahal di pasaran Indonesia.
  1. Realme V15, yang dipatok di harga Rp3.599.000.
  2. Xiaomi Redmi Note 9, Smartphone ini dibanderol pada harga Rp3.799.000.
  3. Samsung Galaxy A32, dipasarkan di kisaran harga Rp3.900.000
  4. Huawei Nova 7, dipatok di kisaran harga Rp5.499.000.
  5. Vivo X50 Pro, yang memiliki harga sekitar 5.799.000
  6. Xiaomi Poco F2 Pro, dibanderol di kisaran harga Rp6.599.000.
  7. Oppo Reno 5, dibanderol di harga Rp 6.900.000.
  8. Xiaomi Mi 10T Pro, dipatok pada kisaran Rp 6.999.000.
  9. Huawei P40, dibanderol dengan harga mencapai Rp Rp 7.999.000
  10. Xiaomi Mi 11 Ultra, memiliki harga Rp 21.599.000.
  11. Samsung Galaxy S21+, memiliki harga Rp10.899.000.
  12. Apple, iPhone 12 Pro, yang dipatok di harga Rp23.520.000
Baca juga:

Manfaat Teknologi 5G bagi Pengguna Internet

Teknologi 5G tidak hanya mengantarkan era baru kinerja dan kecepatan jaringan yang ditingkatkan, tetapi juga pengalaman terhubung baru bagi pengguna. Berikut manfaat teknologi 5G bagi pengguna internet 
1. Kemampuan internet berkecepatan tinggi 
2. 10 kali lebih cepat dari jaringan 4G 
3. Streaming film dan video tanpa nge-lag dan berkualitas tinggi 
4. Cloud gaming dengan latensi rendah 
5. Ketersediaan dan kapasitas data besar 
6. Kualitas video call lebih lancar dan jernih 
7. Terhubung dengan berbagai perangkat ioT 
8. Virtual Reality (VR) dan Augmenten Reality (AR) 
9. Kecepatan download tinggi.

Teknologi seluler generasi kelima, atau biasa disebut dengan 5G ini memiliki kemampuan yang lebih mumpuni dibanding 4G. Salah satunya adalah kecepatan mengunduh (download) yang diklaim bisa mencapai 20 Gbps.

Namun, tujuan dari teknologi 5G sendiri bukan untuk sekadar menawarkan kecepatan internet yang ngebut yang bisa dipakai untuk mengunduh dokumen, menonton film, atau bermain game.

Waspada, Peretas Curi Data Pribadi Saat Selfie

bloggerkalong.com - Ketika di tengah pandemi, tren kerja dari rumah meningkat, banyak orang ber-selfie untuk memamerkan dirinya tengah WFH. Ada juga yang mengunggah sesi video conference yang dijalaninya, lengkap dengan wajah orang-orang yang mengikuti pertemuan virtual tersebut.

Waspadalah, peretas akan curi data pribadi saat selfie di rumah

Kendati demikian, sebuah unggahan blog baru dari perusahaan keamanan Sophos menunjukkan, penjahat siber bisa memanfaatkan selfie tersebut untuk mencuri data pribadi orang-orang. Bahkan, selfie juga dapat dipakai untuk mengeksekusi identitas atau penipuan finansial.

Peretas Curi Data Pribadi Saat Selfie

Mengutip Merdeka.com, laporan Sophos itu juga menginformasikan ada berbagai cara yang membuat selfie saat WFH dapat jadi sarana mengekspos data pribadi. Misalnya, label pada latar belakang foto bisa dimanfaatkan untuk mengetahui alamat seseorang.

Selain itu, poster yang terpasang di dinding bisa mengungkap informasi mengenai hobi seseorang. Pada gilirannya hal tersebut dapat dimanfaatkan penjahat siber untuk meretas pertanyaan keamanan.
Selain itu, foto-foto perayaan ulang tahun virtual di Zoom atau Teams bisa membuat penjahat siber mengetahui tanggal lahir, mengumpulkan nama-nama teman, hingga anggota keluarga.
Baca juga:
Demikian menurut blog Sophos yang ditulis oleh Associate Professor bidang Keamanan Siber University of Kent Jason Nurse. Memang bisa dimaklumi, saat WFH orang ingin membagikan pengalaman atau kegiatannya, termasuk selfie. Apalagi orang harus tinggal di dalam rumah selama setahun terakhir.

Peluang Bagi Hacker Dapat Keuntungan

Namun para pengguna internet juga harus tahu bahwa apapun yang dibagikan di internet, termasuk selfie, bisa jadi peluang atau cara hacker mendapatkan keuntungan di masa pandemi. Biasakan jari Anda agar tidak selalu gunakan HP untuk memposting hal-hal pribadi seklipun. Tren ini juga meningkat seiring dengan banyaknya tagar #WorkFromHome, #RemoteWork, atau #HomeOffice. 

Tagar-tagar tersebut dapat dipakai peretas untuk mengisolasi konten-konten yang mungkin berisi informasi untuk mendukung kejahatan siber. "Para penipu dan penjahat siber senang ketika kita membagikan informasi mengenai kehidupan pribadi atau yang berkaitan dengan pekerjaan, secara terbuka di dunia maya," tulis Nurse.

"Membagikan selfie saat WFH mungkin terlihat tidak berbahaya, namun sekaligi lagi, kita bisa jatuh ke perangkap kuno: yakni berbagi terlalu banyak informasi di internet dan mengabaikan risikonya," kata Nurse.

Bocorkan Data Pribadi Perusahaan

Tak hanya informasi pribadi yang berisiko bocor, selfie saat WFH juga bisa dipakai untuk membocorkan semua jenis data sensitif perusahaan. "Analisis gambar lingkungan kerja rumahan telah mengungkapkan kotak masuk email kantor, email internal, nama kolega, halaman web pribadi, software yang dipasang di komputer, dan banyak lainnya," kata Nurse.

Untuk memastikan unggahan di media sosial tidak mengekspos data sensitif atau data pribadi, penting untuk selalu memperhatikan apa yang ada di latar belakang foto. Nurse pun mengajak pengguna untuk berpikir dua kali sebelum menggunakan tagar-tagar populer saat mengunggah foto selama WFH.

Sumber: Merdeka.com
https://www.merdeka.com/teknologi/waspada-peretas-bisa-curi-data-pribadi-dari-selfie-kala-wfh.html

Tips Jualan Online Agar Tidak Kalah Saing

bloggerkalong.com - Kemudahan aktivitas transaksi jual beli, mulai dari kebutuhan pokok hingga pelengkap kini dapat dilakukan secara online, hanya dengan menggunakan koneksi internet. Bagi Anda yang ingin memulai berjualan online alangkah baiknya pahami dulu tipsnya. Berikut ini beberapa tips jualan online agar tidak kalah saing di pasaran.

Berikut tips jualan online agar tidak kalah saing di pasaran.

Seiring dengan menjamurnya penjual online, hal ini membuat persaingan dagang juga menjadi semakin ketat. Meski tak sedikit penjual yang berhasil mengembangkan usahanya melalui sistem jualan online atau online shop namun tak sedikit pula diantaranya yang justru gulung tikar di tengah jalan.

Oleh karenanya, sangat penting untuk mengetahui tips-tips dalam berjualan online, baik itu bagi para pemula yang baru akan memasuki pasar online maupun bagi mereka yang sudah bergerak di dalamnya, supaya dapat bertahan di dalam arus persaingan jualan online.

Tips Jualan Online

Berikut merupakan tips jualan online agar tidak kalah saing.

1. Manfaatkan Media Sosial

Media sosial merupakan salah satu sarana terbaik dalam berjualan online, pasalnya bermain sosial media kini sudah menjadi salah satu aktivtas yang tidak bisa dipisahkan dari manusia.

Tawarkan produk dengan gambar semenarik mungkin dan deskripsi produk secara mendetail. Sebab tampilan visual menjadi poin utama berjualan online melalui media sosial.

Selain itu, jangan lupa untuk mengunggah produk yang akan dijual di saat-saat prime time sehingga kemungkinan calon pembeli melihat produk yang ditawarkan semakin besar.

2. Buat Website Pribadi

Tips jualan online berikutnya adalah dengan membuat website pribadi. Selain mengandalkan keberadaan marketplace, jualan online akan menjadi lebih maksimal jika memiliki website tersendiri.
Baca juga:
Dengan adanya website, calon pembeli akan lebih fokus memilih produk yang kita tawarkan daripada membandingkannya dengan produk toko online lain yang sangat mungkin terjadi di marketplace

3. Gunakan Strategi Email Marketing

Setiap penjual tentu menginginkan pembelinya kembali membeli produk mereka lagi, untuk dapat menjangkau penjual lama, sistem email marketing menjadi salah satu yang dapat digunakan.

Dengan bantuan e-mail, Anda dapat mengirimkan update serta promo mengenai barang yang diperjualbelikan. Tapi tentu saja, email marketing yang dibuat harus semenarik mungkin dan tidak dilakukan terlalu sering agar para pembeli tidak merasa terganggu

4. Memahami Nilai Unik Produk

Mudahnya memulai bisnis online membuat persaingan di dalamnya menjadi ketat dan memicu adanya persaingan produk dengan kompetitor.

Di sini, para pelaku jualan online dituntut untuk mengetahui atau memberikan nilai unik produk mereka sehingga menambah nilai jual dibanding produk pesaing.

Terapkan beberapa tips jualan online di atas. Semoga bisnis jualan online yang sedang Anda lakukan atau mulai rintis dapat menjadi lebih mudah.