10/19/2021

Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Pinjaman Online

bloggerkalong.com - Pinjaman online (pinjol) merupakan pilihan terbaik dan termudah bagi Anda yang mungkin secara finansial sedang mengalami kendala dan desakan. Di satu sisi, pinjol ini memiliki cerita gelapnya tersendiri, seperti banyaknya korban yang terjerat dan bahkan berujung pada penipuan dengan jumlah ratusan juta rupiah.

Pinjaman online (pinjol) merupakan pilihan terbaik dan termudah bagi Anda yang mungkin secara finansial sedang mengalami kendala dan desakan

Dalam 5 tahun terakhir ini industri keuangan Indonesia mengalami perkembangan yang luar biasa. Kali ini sudah berkembang dan beredar secara masif fintech baru yang memberikan usaha pinjaman online (pinjol) dan investasi.

Di satu sisi, perlu disadari pula jika perkembangan ini turut diikuti dengan kasus penipuan yang sangat merugikan korban. Korban tidak hanya diancam untuk membayar namun juga sering mengalami teror.

Belajar dari pengalaman tersebut, maka sudah seharusnya kita memahami secara detail apa saja yang perlu waspadai dari pinjaman online tersebut.

Yang Perlu Diketahui Sebelum Pinjol

Sebelum nekat untuk melakukan pinjaman online, ada baiknya mempertimbangkan beberapa hal yang perlu diketahui sebelum benar-benar memanfaatkan layanan finansial tersebut. 

Berikut ini beberapa hal yang perlu diketahui sebelum melakukan pinjol agar jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

1. Ukur Kemampuan Finansial

Pada dasarnya prinsip meminjam adalah seberapa mampu mengembalikan pinjaman tersebut berikut dengan bunganya. Atas dasar hal tersebut, para pemberi jasa pinjol biasanya memastikan daya finansial guna menjamin pengembaliannya di akhir masa pinjaman.

Dalam banyak kasus, pinjol ilegal tidak begitu mempertimbangkan kondisi finansial calon nasabahnya, berbeda dengan pinjol legal yang benar-benar mendeteksi kondisi finansial dari para pengaju pinjaman. Karenanya, dengan maksud untuk mempermainkan kondisi keuangan peminjam hingga akhirnya tidak sanggup mengembalikannya.

Perlu disadari bahwa pinjaman online yang menolak pengajuan terkadang bisa dinilai lebih bijak karena tidak ingin nasabahnya terjerat utang yang kemungkinan besarnya tidak dapat dipenuhi untuk pengembaliannya. Sebagai pengaju pinjaman, Anda juga jangan sampai terjerat dalam prinsip 'gali lubang tutup lubang'.

2. Ketahui Batas Bunga

Pinjol legal biasanya tidak menentukan batas bunganya secara sepihak, melainkan akan mengikuti aturan sebagaimana yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Biasanya suku bunga yang wajar untuk UMKM dari OJK dibatasi, maksimal tidak boleh lebih dari 0,8 persen perhari. Dengan demikian, total persentase bunga yang ditanggung dalam sebulan sebesar 24 persen. 
Baca juga
Sangat disayangkan karena tidak memperoleh banyak informasi tentang bunga yang ditetapkan oleh layanan pinjaman online serta tidak mempertanyakan atau mengkritis ketetapan bunga dari pinjol, maka yang terjadi setelah proses pinjaman berlangsung dan tagihan sudah berjalan baru merasakan besarnya bunga yang dibebankan pada nasabah.

Disamping itu karena desakan kebutuhan yang besar, sehingga tidak ada jalan keluar dari permasalahan keuangan sehingga nekat untuk melakukan pinjaman online.

3. Kunjungi Bank

Karena dilakukan secara online, segala informasi yang diberikan selalu dicantumkan dalam kanal-kanal online pula. Tentu hal ini akan membingungkan sebagian pihak Bagi Anda yang ragu dan ingin lebih yakin dengan pinjol, sebaiknya kunjungi bank secara langsung. Tanyakan secara lengkap mekanisme prosedur bank berikut dengan persyaratannya untuk melakukan pinjaman online.

Penutup

Untuk mengetahui pinjaman ini layak atau tidak, Anda dapat memastikan dengan persyaratan yang diminta oleh peminjam. Biasanya para pemberi pinjaman yang legal akan meminta NPWP serta sumber pengembalian.

Kedua dokumen tersebut merupakan dokumen yang dapat memberikan gambaran kesanggupan dalam membayar utang. Sementara itu, pinjol ilegal biasanya hanya membutuhkan KTP dan nomor handphone.

Sebagai masyarakat, kita juga memiliki hak untuk menyampaikan ke OJK meskipun OJK tidak memiliki wewenang langsung untuk menangani para pemberi pinjaman ilegal

bm

Seorang blogger amatir yang suka berbagi cerita, informasi dan ilmu pengetahuan melalui tulisan di blog.

Posting Komentar

Mohon untuk memberikan komentar dengan bahasa yang sopan dan sesuai dengan topik yang dibahas, tidak memasang link hidup serta tidak meninggalkan spam...!!!

Terimakasih banyak atas perhatiannya...

avatar
Admin Blogger Kalong Online
Selamat datang di Blogger Kalong
Silakan kirimkan pesan untuk bekerjasama dengan kami!
Chat with WhatsApp